Faedah-Faedah Khutbah Jum’at 17 Juli 2026 – Nikmat-nikmat Allah

Faedah-Faedah Khutbah Jum’at 17 Juli 2026 – Nikmat-nikmat Allah

Jum’at 17 Juli 2026 M / 2 Safar 1448 H

Masjid Mush’ab bin ‘Umair

Ustadz Muslim S.H.I (Pengajar di Pesantren Umar bin Khattab Riau

Jum’at 17 Juli 2026 M / 2 Safar 1448 H

Faedah Khutbah

  • Allah berfirman:

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya..” (QS. An-Nahl: 18)

  • Nikmat yang termahal dan yang sangat berharga ialah saat Allah menjadikan kita seorang muslim. Karena tidak semua orang yang dikehendaki Allah untuk mendapatkan hidayah dan nikmatnya Islam.
  • Nikmat lainnya juga yaitu kita ditakdirkan menjadi umat nabi Muhammad. Karena sungguh banyak sekali pribadi muslim yang masih sering meminta kepada pohon-pohon, binatang-binatang, kuburan dan lain sebagainya.
  • Dan juga nikmat yang mahal lainnya ialah saat diri kita ditakdirkan untuk menjadi seorang penuntut ilmu agama Allah.
  • Dalam hadist rasulullah bersabda:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari, no. 71 dan Muslim, no. 1037)

  • Nikmat selanjutnya ialah ditakdirkannya kita menjadi pewaris nabi. Mengajarkan ilmu agama, mengamalkan ilmu agama.
  • Dalam hadist lain nabi pernah bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

  • Menjadi Anak yang shalih bukan hal yang terjadi begitu saja. Ia membutuhkan ilmu.
  • Allah berfiman:

أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS Luqman: 14)

Imam Al-Baghawi membawakan sebuah perkataan dari Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah “Bagaimana manusia bisa bersyukur kepada Allah? Barang siapa yang telah melaksanakn shlat 5 waktu maka sungguh ia telah bersyukur kepada Allah. Mendoakan kedua orang tua di akhir setiap sholat 5 waktu merupakan salah satu bentuk berbakti kepada orang tua dan berterima kasih kepada mereka.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *