Faidah-Faidah Khutbah Jum’at 8 Agustus 2025

Faidah-Faidah Khutbah Jum’at 8 Agustus 2025

Khutbah jum’at dengan tema menuntut ilmu. Disampaikan oleh ustadz Darul Ilham, Lc. Bertempat di masjid Mush’ab bin ‘Umair, Tapung, Kampar pada jum’at 8 Agustus 2025.

Berikut beberapa faidah khutbah jum’at dari penyampaian ustadz Darul Ilham, Lc:

  • Ilmu Adalah warisan para nabi, sebab nabi tidak mewariskan emas dan harta akan tetapi mereka mewariskan ilmu.
  • Dengan ilmu kita mengetahui mana yang halal dan mana yang haram.
  • Dengan ilmu, Allah membimbing dan mengangkat derajat seseorang.

يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ

“Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

  • Barang siapa yang melakukan perjalanan dalam rangka menuntut ilmu maka Allah akan mempermudahkan segala urusannya.

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barang Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR Muslim)

  • Barang siapa yang melakukan perjalanan dalam rangka menuntut ilmu keluar menuntut ilmu maka dia seperti berjihad di jalan Allah dan Allah akan menjaganya sampai seseorang itu pulang.

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَفِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Barangsiapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang,” (HR Tirmidzi).

  • Imam Syafi’I memberikan nasihat tentang merantau untuk menunut ilmu.

مَا فيِ المُقَامِ لِذِيْ عَقْلٍ وَذِيْ أَدَبٍ

مِنْ رَاحَةٍ فَدَعِ الأَوْطَانَ وَاغْتَرِب

Tidak ada tempat bagi orang yang berakal dan beradab untuk beristirahat, tinggalkanlah tanah kelahiran dan mengasingkandirilah.

سَافِرْ تَجِدْ عِوَضًا عَمَّنْ تُفَارِقُهُ 

وَانْصَبْ فَإِنَّ لَذِيْذَ العَيْشِ فيِ النَصَبِ

Berkelanalah maka engkau akan menemukan pengganti orang-orang yang kau tinggalkan

Dan berlelah-lelahlah karena sesungguhnya nikmat hidup itu didapat saat kita berlelah-lelah

إِنِّيْ رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءِ يُفْسِدُهُ

إِنْ سَالَ طَابَ وَإِنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ

Sesungguhnya saya melihat air yang tergenang itu pasti akan rusak, jika mengalir maka air tersebut akan baik jika tidak maka ia akan membusuk

وَالأُسْدُ لَوْلاَ فِرَاقُ الغَابِ مَاافْتَرَسَتْ

وَالسَهْمُ لَوْلاَ فِرَاقُ القَوْسِ لَمْ يُصِبِ

Dan singa jika ia tidak keluar dari belantaranya maka tak akan dapat menerkam mangsa, anakpanahpun jika tidak keluar dari busurnya maka tak akan mencapai sasaran tembak.

وَالشَمْسُ لَوْ وَقَفَتْ فيِ الفُلْكِ دَايِمَةً

لَمَلَّهَا النَاسُ مِنْ عُجْمٍ وَمِنْ عَرَبِ

Matahari manakala berdiam saja tidak berotasi maka seluruh penduduk dunia akan merasakan kebosanan.

وَالتِبْرُ كَالتُرْبِ مُلْقًى فيِ أَمَاكِنِهِ

وَالعُوْدُ فِي أَرْضِهِ نَوْعٌ مِنَ الحَطَبِ

Tanah yang mengandung emas akan seperti tanah biasa jika ia tetap berdiam di tempatnya (tidak berharga, berbeda jika ia dikelola menjadi emas), dan kayu cendana akan bernilai seperti kayu biasa jika ia hanya mendekam di pohon.


Demikianlah beberapa faidah dari khutbah jum’at yang dapat kami rangkum. Semoga bisa bermanfaat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *